Pages

Portal Kel. Todombulu

 
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Agustus 2019

Busel dan Koltim Jadi Lokasi KKN Mahasiswa USN Kolaka

0 komentar
Wakil Rektor I Bidang Akademik USN Kolaka, Ruslin Hadanu
Ruslin Hadanu
 
– Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal ditempatkan di dua kabupaten yakni Buton Selatan (Busel) dan Kolaka Timur (Koltim). Sekiranya ada sekitar seribuan lebih mahasiswa USN Kolaka ditempatkan di dua kabupaten tersebut.
Wakil Rektor I Bidang Akademik USN Kolaka, Ruslin Hadanu mengatakan saat ini tim sedang melakukan survei di dua kabupaten tersebut. Survei tersebut dilakukan untuk mendapatkan dan memastikan tempat tinggal bagi mahasiswa selama menjalani masa KKN.
“Berbeda dengan tahun sebelumnya, sekarang direncanakan tidak ada lagi posko. Sesuai perintah rektor, mereka akan tinggal di rumah-rumah warga yang bersedia menampung mereka. Mungkin dua sampai lima orang satu rumah,” jelasnya saat ditemui di Kampus USN Kolaka, Kamis (25/7/2019). Ruslin menjelaskan, di Koltim mahasiswa USN Kolaka akan ditempatkan di desa-desa terdampak banjir yang terjadi awal Juni 2019 lalu. Sedangkan untuk desa-desa di Busel, akan disesuaikan dengan jumlah mahasiswa yang terdaftar sebagai peserta KKN.
Sementara pemberangkatan mahasiswa KKN diupayakan dalam waktu dekat ini setelah tim menyelesaikan survei dalam rangka memastikan rumah-rumah warga yang siap menerima mahasiswa KKN USN Kolaka.
Kata dia, hasil survei tersebut yang berupa foto (gambar kondisi desa) selanjutnya dipresentasikan di hadapan mahasiswa. Mahasiswa kemudian bisa memilih lokasi di mana tempat mereka mengimplementasikan disiplin ilmunya dan melakukan pengabdian kepada masyarakat. “Kita upayakan sebelum 17 Agustus 2019 mereka sudah ada di lokasi KKN, sehingga bisa ikut terlibat pada kegiatan masyarakat di lokasi KKN-nya,” tambahnya.
Berbeda dengan KKN terdahulu, kemungkinan mahasiswa peserta KKN tahun ini tidak akan diberikan pembekalan sebelum berangkat ke lokasi KKN. Mereka hanya diberikan arahan oleh pembimbing masing-masing.
Oleh karena itu ia mengingatkan kepada para mahasiswa agar selama berada di lokasi KKN sebisanya menjaga citra dan nama baik almamater kampus merah marun itu. Mereka mesti menjaga etika dan berperilaku sopan selayaknya orang yang berpendidikan dan berilmu. Jangan mudah dibujuk dan diajak melakukan sesuatu hal yang dapat mencoreng nama kampus USN Kolaka. (b)



Sumber: zonasultra.com
selengkapnya...

Senin, 29 Juli 2019

Tingkatkan Kualitas SDM, Pemkab Busel MoU dengan UHO

0 komentar

Tingkatkan Kualitas SDM, Pemkab Busel MoU dengan UHO


Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Busel) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari di bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Penandatanganan MoU ini dilaksanakan di sela-sela upacara senat luar biasa UHO dalam rangka wisuda program Doktor ke-19, Magister ke-48, Profesi Dokter ke-16, Sarjana ke-81, dan Pendidikan Vokasi ke-80 periode Januari-April 2019 gelombang pertama, di Auditorium Mokodompit UHO, Senin (29/4/2019).
Ruang lingkup kerjasama ini meliputi bidang tridharma perguruan tinggi (pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat), penyediaan tenaga ahli, tukar menukar informasi di bidang iptek dan seni, kemudian bidang lain sesuai kebutuhan yang disepakati kedua pihak.
Rektor UHO Muhammad Zamrun mengatakan, MoU ini untuk menjalin kemitraan dan kerja sama yang lebih baik antara UHO dan Pemda Buton Selatan secara formal, dengan memberikan sumbangan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan teknologi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.
“Tujuannya tentu untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Buton Selatan,” kata Zamrun. Selain itu, tujuan kerja sama ini meningkatkan pengembangan dalam berbagai bidang guna mendukung peningkatan pembangunan daerah dan nasional, serta mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sumber:  zonasultra.com
selengkapnya...

Pembangunan Gedung Kampus USN di Buteng Dianggarkan Rp 30 Miliar

0 komentar


Rektor Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Azhari
Azhari 

Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka resmi membuka lima program studi (prodi) di Buton Tengah (Buteng) yang perkuliahannya mulai dilakukan tahun ini. Kampus ini pun berencana membangun gedung perkuliahan yang memadai di Kecamatan Mawasangka, Buton Tengah (Buteng).
Anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan itu cukup besar senilai Rp 30 miliar. Rektor USN Kolaka, Azhari mengatakan, anggaran pembangunan gedung tersebut bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Kementerian Keuangan sebesar Rp 67 miliar. Selebihnya, anggaran tersebut juga untuk pengembangan kampus USN di Tanggetada, Kolaka.
Kata Azhari, surat persetujuan dari Kemenristekdikti juga sudah ada, yang menyatakan salah satu yang mendapatkan SBSN 2019 itu adalah USN. Anggaran tersebut dibagi dua senilai Rp 30 miliar untuk pembangunan gedung di Buteng dan Rp 37 miliar untuk pengembangan kampus di Tanggetada. Ia mengatakan mulai tahun depan pembangunan gedung perkuliahan kampus USN di Buteng sudah dilakukan.
“Jadi bisa dibangun dua gedung di Buteng, dengan anggaran Rp30 miliar. Selebihnya untuk pengembangan kampus di Tanggetada,” kata Azhari di USN Kolaka, Selasa (23/7/2019). Kata dia, untuk membangun gedung tersebut USN memiliki aset berupa lahan di Kecamatan Mawasangka, Buteng, seluas 100 hektar. Lahan itu sebelumnya milik warga, yang kemudian dihibahkan untuk lokasi pembangunan kampus USN di Buteng. “Luas lahannya di sana itu tiga kali lipat lebih besar daripada di Kolaka ini. Di sana kita punya lahan 100 hektar yang masuk aset negara, dan yang sudah bersertifikat itu sekitar 80 hektar,” kata Azhari.
Rektor termuda ini pun menegaskan agar masyarakat Sultra tak menganggap pengembangan kampus USN di Buteng hanyalah uji coba. Sebab, tak hanya pembangunan gedung perkuliahan, juga nantinya akan ditambah dengan prodi lainnya. “Kita serius mau kembangkan kampus di sana, ini bukan main-main. Rencana prodi akan ditambah lagi yang kita fokuskan prodi-prodi sains,” pungkasnya.




Sumber: zonasultra.com
selengkapnya...